Bestseller Interviews
Interview dengan penulis Best Seller tentang metode menulis buku best seller.
(taken from Bestseller Interviews dot com)
10 Pertanyaan dengan Seth Godin, penulis
Permission Marketing, Purple Cow, dan The Dip
Seth Godin adalah penulis 8 buku bestseller, mulai dari Permission Marketing, Unleashing the Idea Virus sampai Purple Cow. Setelah beberapa minggu dicetak, buku Seth Godin yang berjudul The Dip menduduki posisi #5 New York Time Bestseller. Dia juga menulis sebuah blog yang paling berpengaruh di dunia, setidaknya blognya terus kebanjiran pengunjung yang haus dengan ide-idenya. Mau tahu cara menulis best seller, ikuti wawancaranya dengan situs Bestseller interviews berikut ini:
Saya sengaja menerjemahkan atau membuat ringkasan wawancara Seth Godin dengan situs bestseller interviews. Saya berharap bisa berbagi informasi dengan teman-teman sesama penulis yang ingin bukunya best seller. Semoga bermanfaat.
Salam,
Diena Ulfaty.
(Diena bisa dihubungi di dienaulfa@aol.com)
1). Buku saya terjual 172000 kopi pada tahun 2005 di Amerika Serikat sendiri (angka tersebut belum termasuk buku saya yang terjual di Negara lain), meski saya merasa kalau angka penjualan buku tersebut biasa-biasa saja karena banyak penulis lain yang mampu menjual lebih dari angka itu dan bahkan ada yang sampai jutaan kopi. Apakah dengan begitu buku masih bisa dianggap sebagai sarana efektif untuk menyebarkan ide-ide saya?
Seth Godin : Buku merupakan bejana, tempat Anda menuangkan ide-ide segar. Saya berusaha keras untuk membuat buku saya The Dip dipublikasikan. Proses yang saya lalui cukup panjang, saya harus mencari editor yang cukup memakan waktu lama dan mengeluarkan uang untuk mencetak naskah yang sudah saya kerjakan menjadi buku yang bisa dijual di toko. Tentu saja semua itu merupakan langkah yang tidak praktis / lebih praktis kalau kita hanya menyerahkan naskah ke penerbit lain untuk dipublikasikan. Menerbitkan buku sendiri memang merupakan fenomena yang luar biasa. Bagi saya, publikasi bukanlah tujuan utama. Saya menerbitkan The Dip supaya buku tersebut bisa dibaca oleh banyak orang sehingga penyebaran ide yang saya harapkan tercapai.
2). Apakah menurut Anda menjual buku melalui video di You Tube merupakan strategi pemasaran yang bagus?
Seth Godin : Tentu saja. Untuk kebanyakan topik yang berada di pasaran saya kira akan jauh lebih baik jika kita memasarkannya dengan menggunakan video. Orang yang tertarik menonton video lebih banyak daripada membaca buku kalau ingin lebih yakin coba masukkan kata kunci “will it blend” di google search maka Anda akan mengerti maksud saya. Di sini yang saya maksudkan adalah buku yang banyak ditulis dan dibaca orang (kebanyakan mengenai non fiksi populer). Akan lebih mudah untuk menyampaikan ide buku-buku semacam itu melalui video.
Ingat, yang saya bicarakan di sini adalah kebanyakan orang. Memang di luar sana ada banyak orang dengan berbagai latar belakang yang berbeda seperti presiden, pengusaha, ilmuwan yang mungkin akan lebih mudah terpengaruh oleh buku daripada video. Tetapi orang seperti mereka tidak banyak.
3). Ada lebih banyak blog daripada buku. Apakah blog bisa menjadi alat ampuh untuk membangun platform, ataukah blog masih menjadi alat yang sulit untuk menarik perhatian publik (pembaca)?
Seth Godin : Ada sekitar 80.000.000 blog di internet. Dan blog merupakan sarana yang mudah, cepat dan gratis untuk mendapat platform. Pertanyaan yang ingin saya sampaikan kepada penulis adalah apakah tujuan mereka menulis di blog? Jika tujuannya untuk merayu penerbit atau toko buku, dsb, maka Anda memasuki wilayah bisnis yang saya sebut “cut down trees”. Jika Anda menggunakan usaha yang sama untuk menyebarkan tulisan Anda (bukan melalui penerbitan buku, dll) mungkin saja bisa mendapatkan income besar dari situ.
4). Anda memiliki blog dan buku yang sama-sama menggemparkan (blog kebanjiran pengunjung dan buku menjadi best seller international). Bagaimana Anda melakukannya? Apakah Anda melakukan semua itu sendiri?
Seth Godin : Saya sering memperhatikan sesuatu dan kemudian saya beri sesuatu itu nama. Hanya itu rahasia saya dan saya tidak melakukan lebih dari itu karena mungkin saya ini terlalu lemah. Satu-satunya hal yang menantang saya adalah menemukan cara pemecahan masalah dari sesuatu yang menjadi perhatian saya itu.
5) Mana yang lebih susah? Mendapatkan persetujuan penerbit New York atau memperoleh kredibilitas pembaca?. Kalau saya kesulitan memperoleh kredibilitas dari pembaca.
Seth Godin : Bergantung pada siapa yang berusaha Anda pengaruhi. Apakah editor di The New York Time reviews sangat berarti bagi hidup Anda?. Kenapa?. Kebanyakan orang Amerika membeli buku satu per tahunnya dan mungkin mereka tidak membaca semuanya. Jadi kita kembali kepada siapa yang ingin Anda pengaruhi?
6). Menurut Anda apa yang dimaksud dengan asset perijinan?. Akuntan saya selalu mengucapkan kata-kata itu berulangkali.
Seth Godin : Kirimkan saja email ke free@permission.com, maka Anda akan mengerti maksud saya. Ini sebuah hak istimewa yang bisa melindungi ide-ide penulis terutama ide yang disampaikan secara online. Jika Anda tidak punya itu, maka hanguslah semua milik Anda. Tapi sayangnya aset seperti ini tidak begitu mendapat perhatian oleh penerbit tradisional.
7). Bagaimana saya bisa mendapatkan aset perijinan pada ebook gratisan?
Seth Godin : Tulislah sebuah manifesto (lihat changethis.com untuk melihat contohnya). Lalu jual ide Anda. Jangan lupa di bagian akhirnya, tulis “jika Anda mengirimkan email, saya akan mengirimkan kepada Anda newsletter tiap bulan mengenai topik xyz)”. Dan lakukan proses semacam ini terus menerus. Dan hari demi hari, minggu demi minggu, daftar ini akan terus meningkat apalagi kalau ide Anda hebat.
8). Saya selalu berusaha untuk memperoleh perhatian (melalui interview, links, media massa) untuk mempromosikan ebook gratis saya. Tetapi media-media itu memperlakukan saya seolah-olah saya ini bukan penulis sungguhan. Apa yang harus saya lakukan?
Seth Godin: Siapa yang membutuhkan media?. Mereka tidak akan dipekerjakan lagi dalam waktu dekat, meski Anda masuk Oprah, juga bukan merupakan jaminan buku Anda akan best seller terus menerus. Justru kalau Anda membuat blog yang relevan, itu merupakan langkah bagus untuk memasarkan ide Anda. Jika ebook Anda fantastis, blog akan kebanjiran pengunjung. Dengan begitu ide Anda akan dengan mudah tersebar. Merupakan fakta kalau perbandingan antara pendownload dengan pendengar/pembaca itu mencapai 500 : 1, yang tentu saja lebih baik blog daripada radio ataupun majalah.
9). Oke, saya akan membuat permisalan. Ada 10.000 orang yang telah mendownload ebook saya dan mereka mempercayai saya. Mereka pun mau memberikan alamat emailnya. Lantas apakah hal itu menjamin buku saya selanjutnya akan menjadi best seller?
Seth Godin : Apa arti best seller? Apa maksud Anda NewYork Time bestseller? Tentu saja bisa best seller, jika Anda melakukannya pada saat yang tepat. Jika Anda menerbitkan buku sendiri dan 3000 orang membelinya kemudian Anda mencetak ulang sebanyak 20 kali …
10). Kedengarannya saya harus bekerja sangat keras. Apakah memang seharusnya begitu?
Seth Godin : Ya, jika tujuan Anda hanya untuk menyebarkan ide. Maka itu merupakan langkah yang cukup membantu, ide tersebar dan Anda pun puas. Jika ide Anda memang bagus, rasional, bisa diandalkan dan mudah untuk dipraktekkan, saya jamin Anda akan sukses.
Cara yang bisa diandalkan untuk jadi milioner adalah memperoleh sesuatu yang bagus lalu mengerjakannya dengan sungguh-sungguh
—————————————————–
Oke friends, what do ya think?. Are you inspired by their conversation?
—————————————————-



